PELATIHAN DETEKSI DINI KEKERASAN TERHADAP ANAK DAN PEREMPUAN

SHARE

KUA Mojosari Bersinergi dengan Kelurahan Mojosari Gelar Pelatihan Deteksi Dini Kekerasan terhadap Anak dan Perempuan

Mojosari — Dalam upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap perlindungan perempuan dan anak, KUA Mojosari bersinergi dengan Kelurahan Mojosari menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Deteksi Dini terhadap Kekerasan pada Anak dan Perempuan pada Rabu, 29 April 2026.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 peserta yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para kader kelurahan. Acara berlangsung dengan penuh antusias sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak.

Kepala KUA Mojosari, Nur Fayakun menugaskan Penyuluh Agama Islam Husnul Khotimah dan Tim sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

Dalam penyampaiannya, Husnul Khotimah menegaskan bahwa deteksi dini terhadap kekerasan harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Keluarga menjadi benteng pertama dalam membangun rasa aman, kasih sayang, dan kepedulian terhadap anggota keluarga, khususnya perempuan dan anak.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan tanda-tanda kekerasan, pentingnya komunikasi dalam keluarga, penguatan fungsi keluarga sakinah, serta langkah-langkah pencegahan berbasis nilai-nilai keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya peran bersama dalam mencegah kekerasan serta mampu menjadi lingkungan yang peduli, responsif, dan melindungi perempuan serta anak dari segala bentuk kekerasan.

“Deteksi dini kekerasan dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Ketika keluarga kuat, maka perlindungan terhadap perempuan dan anak akan semakin baik,” ujar Husnul Khotimah dalam penyampaian materinya.